» Perhimpunan Ahli Bedah Plastik di Indonesia
Para ahli bedah plastik di Indonesia bernaung dalam suatu wadah perhimpunan: Perhimpunan Ahli Bedah Plastik Indonesia (PERAPI), Indonesian Association of Plastic Surgeon (IAPS) yang dibentuk pada tahun 1980. Perhimpunan ini pada tahun 2007 beranggotakan 73 orang yang tersebar di seluruh Indonesia.
Perhimpunan ini berdomisili di Jakarta dengan alamat sekretariat:
Bagian Ilmu Bedah Fakultas Kedokteran Indonesia
RSUPN. Dr. Cipto Mangunkusumo, Sub. Bagian Bedah Plastik
Jl. Diponegoro No. 71, Jakarta 10430
Phone. +62 21 3918337 / +62 21 3160179
Fax. +62 21 3160179
E.mail perapi@perapisurgeon.com/perapi@rad.net.id
PERKEMBANGAN BEDAH PLASTIK DI INDONESIA
Bedah Plastik di Indonesia dirintis oleh almarhum Prof. Moenadjat Wiratmadja. Setelah lulus sebagai spesialis bedah dari FKUI pada tahun 1958, beliau melanjutkan pendidikan bedah plastik di Washington University/Barnes Hospital di Amerika Serikat hingga tahun 1959. Sepulang dari luar negeri, beliau mulai mengkhususkan diri dalam memberikan pelayanan pada umum dan pendidikan bedah plastik pada mahasiswa dan asisten bedah di FKUI/RSCM. Pada tahun 1979 beliau dikukuhkan sebagai professor dalam ilmu kedokteran di FKUI. Profesor Moenadjat Wiratmadja wafat pada tahun 1980.
PERAPI
Perhimpunan Ahli Bedah Plastik dan Rekonstruksi Indonesia didirikan pada tahun 1980. Nama perhimpunan diubah menjadi Perhimpunan Ahli Bedah Plastik Indonesia, disingkat PERAPI dan dalam bahasa Inggris disebut IAPS (Indonesian Association of Plastic Surgeons), pada tahun 1982 dengan akte notaris.
Pada tahun 1997 mulai dibentuk Kolegium dalam perhimpunan profesi yang bertugas menentukan kebijakan bidang pendidikan profesi. Perhimpunan termaksud bagi para spesialis bedah plastik bernama PERAPI. Di masa ini Kolegium bekerja untuk memulai pelaksanaan ujian nasional bagi peserta PPDS.
PERAPI dengan para anggotanya yang berdedikasi juga tanggap dalam keikutsertaan untuk mengatasi salah satu problem kesehatan di negara berkembang, dalam hal ini membantu masyarakat penderita sumbing bibir dan langit-langit yang kurang beruntung karena tidak memiliki kemampuan ekonomi yang cukup serta kesempatan memperoleh akses pelayanan kesehatan untuk memperbaiki cacatnya.
PERAPI mempersiapkan anggotanya untuk tidak kalah bersaing dengan spesialis dari mancanegara yang mungkin akan mencoba merebut 'pasar' di Indonesia dalam rangka AFTA, dengan cara memperkenalkan anggota-angotanya pada masyarakat melalui seminar-seminar untuk orang awam, talkshow baik di radio maupun TV dan menyelenggarakan PIT secara konsisten untuk penambahan ilmu di samping mendorong anggotanya untuk selalu mengikuti kongres-kongres yang diadakan di mancanegara.
SUSUNAN PENGURUS PUSAT PERIODE 2006 – 2009
| Ketua |
: |
A. J. Rieuwpassa |
| Sekretaris Umum |
: |
Teddy O. H. Prasetyono |
| Bendahara |
: |
Elida Sari Siburian |
| Kajian Profesi & Komite Keanggotaan |
: |
Imam Susanto
Audy Budiarti |
| Pendidikan berkelanjutan |
: |
Bambang Pardjianto
Sylvia E. Nuruth
Herman Yosef
Fonny Josh
|
| Pengabdian Masyarakat |
: |
AAGN Asmarajaya
Kusmarwati
Budiman
|
| Pengembangan Riset & Program Finansial |
: |
Asrofi S. Surachman
Ishandono Dahlan
Lisa Y. Hasibuan
Irena Sakura Rini
|
| Official Journal (IJPS) |
: |
Bisono |
PERWAKILAN DALAM IKABI
| Presidium IKABI |
: |
Gentur Sudjatmiko |
| Majelis Pembinaan Profesi & Organisasi |
: |
Sidik Setiamihardja
Imam Susanto |
| Majelis Pendidikan Berkelanjutan |
: |
MGS Roni Saleh |
|